Ini Gambaran Kekuatan Militer Aliansi Mekkah, Punya 1,4 Juta Prajurit dan 3.400 Pesawat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pemimpin Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah, yang mengikat ketiganya untuk saling membantu jika salah satu diserang. Pakta ini ditandatangani di tengah ketegangan regional, termasuk kekhawatiran tentang ekspansi militer Israel dan pengaruh Iran. Ketiganya membentuk blok militer besar dengan anggota yang saling melengkapi: Arab Saudi sebagai produsen minyak, Turki dengan militer NATO terbesar kedua, dan Pakistan sebagai satu-satunya negara Muslim dengan senjata nuklir.
Secara gabungan, ketiga negara memiliki sekitar 1,4 juta prajurit aktif, 3.415 pesawat militer, 6.046 tank, dan 344 kapal perang. Pakistan menyumbang personel terbanyak (660.000) dan tank terbanyak (2.677), sementara Turki mendominasi angkatan laut dengan 192 kapal. Angkatan udara gabungan mencakup jet tempur, helikopter, dan pesawat angkut.
Total anggaran pertahanan ketiganya mencapai USD124,4 miliar per tahun, dengan Arab Saudi menyumbang USD63,9 miliar, Turki USD51,4 miliar, dan Pakistan USD9,1 miliar. Menurut analis keamanan Andreas Krieg, kekuatan militer yang berbeda antar-negara menciptakan sinergi strategis dalam aliansi ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 06.38
Turki, Arab Saudi dan Pakistan Bikin 'NATO Islam', Ada Apa?
Berita terkait
Pakar Militer Ini Sebut Aliansi Mekkah Hanya Tulisan di Atas Kertas
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.08
Menhan Pakistan usai Bentuk Aliansi dengan Arab Saudi dan Turki: Lawan Israel!
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 07.56
Mampukah Aliansi Arab Saudi - Turki - Pakistan Mampu Kalahkan Iran dan Israel? Ini Analisisnya
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 01.10
3 Negara Arab yang Segera Bergabung dengan Pakta Mekkah, Semuanya Sekutu AS
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 04.40