Mampukah Aliansi Arab Saudi - Turki - Pakistan Mampu Kalahkan Iran dan Israel? Ini Analisisnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani perjanjian pertahanan bersama di Mekkah pada hari Jumat, menandai langkah pertama tiga negara Sunni untuk membentuk aliansi militer formal. Perjanjongan ini dilatarkan di tengah ketegangan dengan Iran, yang dituduh mendukung milisi Syiah di Irak. Serangan terhadap salah satu dari ketiga negara dianggap setara dengan serangan terhadap seluruh aliansi. Dokumen disepakati oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Penandatanganan dilakukan pada hari Jumat di Mekkah, simbol penting dalam Islam, menegaskan dimensinya sebagai upaya solidaritas keagamaan dan strategis di kalangan negara-negara Sunni. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan pengaruh Iran yang dianggap ekspansionis di kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.05
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.51
Turki Harap Mesir Gabung ke Pakta Pertahanan Bareng Saudi-Pakistan
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.26
Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.00
Ada "Aliansi" Pertahanan Baru, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Saudi-Turki
Berita terkait
Ini Gambaran Kekuatan Militer Aliansi Mekkah, Punya 1,4 Juta Prajurit dan 3.400 Pesawat
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 15.26
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46
Pakar Militer Ini Sebut Aliansi Mekkah Hanya Tulisan di Atas Kertas
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.08
Iran Tuding Aliansi Mekkah Jadi Bukti Saudi dan Turki Terjebak dalam Tipu Daya AS
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 17.45