Insentif Nakes Tertahan sejak April, Anggota DPRD Sulteng Marselinus Desak Pemprov Evaluasi Manajemen RSUD Undata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Insentif tenaga kesehatan di RSUD Undata Palu tertahan sejak April 2026, menyebabkan kondisi ekonomi yang memprihatinkan bagi para pekerja medis. Anggota DPRD Sulteng Marselinus Adoe menggelar inspeksi mendadak dan menemukan sejumlah pekerja medis terpaksa menggadaikan kendaraan hingga mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tekanan ekonomi ini semakin ironis mengingat peran penting perawat dan dokter yang berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari. Marselinus menyoroti adanya ketimpangan dalam mekanisme penghitungan remunerasi, dengan pendapatan rumah sakit diduga diprioritaskan untuk menutupi jasa petinggi BLUD yang mencapai puluhan juta rupiah, sehingga porsi bagi pekerja medis menyusut drastis. Para tenaga medis masih bertahan memberikan pelayanan meskipun menghadapi perlakuan tidak nyaman dari pasien, sementara jumlah pasien yang semakin banyak justru berdampak pada penurunan kesejahteraan mereka.
Bagikan
Berita terkait
DPR RI Dorong Pemberian Insentif untuk Nakes yang Bertugas di NTT
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.54
Tax Holiday Berakhir, Pemerintah Siapkan Jurus Baru Gaet Investor di Era GMT
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.08
Wamenkeu Juda Ungkap Alasan Insentif SPPG MBG Diubah
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 10.47
Insentif Dapur MBG Diubah Jadi Rp 2.000/Porsi: Tak Beroperasi, Tak Dapat!
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 07.54