Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Inspektur Jenderal Pentagon Akhirnya Akui AS Kekurangan Amunisi akibat Perang Iran

Inspektur Jenderal Pentagon mengakui Amerika Serikat mengalami kekurangan amunisi dan hambatan rantai pasokan akibat perang melawan Iran periode 28 Februari hingga 30 Juni. Laporan mandat Kongres ini mengungkap biaya konflik mencapai USD33,4 miliar, dengan kerusakan aset militer termasuk hancurnya sedikitnya 30 drone besar AS. Selain itu, laporan mengonfirmasi bahwa Iran menargetkan pusat logistik Angkatan Laut AS di Bahrain menggunakan drone dan rudal balistik.

Pengakuan ini kontras dengan pernyataan Presiden Donald Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth yang sebelumnya membantah adanya kelangkaan senjata. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pentagon kini berupaya menyederhanakan proses pengadaan, mempercepat produksi, dan menimbun komponen penting guna meningkatkan respons terhadap keadaan darurat. Laporan tersebut juga mencatat adanya penurunan moral pasukan AS di Timur Tengah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait