China Disebut Bantu Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Trump Santai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menanggapi santai laporan The Wall Street Journal mengenai keterlibatan entitas China dalam menyediakan citra satelit pangkalan militer AS di Yordania kepada Iran. Informasi intelijen tersebut diduga digunakan Iran dalam serangan rudal ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti pada 17 Juli yang menewaskan tiga tentara AS. Trump menganggap hal tersebut sebagai praktik spionase timbal balik yang lazim dilakukan antarnegara.
Beijing membantah keterlibatan langsung dan meminta bukti atas tuduhan tersebut. Meski demikian, ketegangan meningkat menjelang kunjungan Presiden Xi Jinping ke Gedung Putih pada 24 September. Sebelumnya, AS telah menjatuhkan sanksi kepada tiga perusahaan satelit China pada Mei lalu karena memfasilitasi operasi militer Iran, yang merupakan mitra ekonomi utama China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 07.49
Iran: AS Serang Kapal Komersial di Selat Hormuz, 1 Orang Tewas, 3 Luka
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 13.32
Iran Tantang Tentara AS Bertempur Tatap Muka
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 12.31
Trump Isyaratkan AS Akan Kuasai Minyak Iran seperti Venezuela
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 11.33
Rusia Kerahkan 1.796 Hulu Ledak Nuklir, Level Tertinggi dalam 9 Tahun
Berita terkait
Strategi Konfrontasi Iran Jelang Pemilu Sela AS, Upaya Melemahkan Donald Trump
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.10
Presiden Trump Sebut AS akan Memenangkan Perang Iran, Selat Hormuz Menjadi Selat Trump
VOI · 10 September 2026 pukul 12.00
Iran Sindir Militer AS sebagai 'Elang Kertas' Usai Serang Pesta Pernikahan
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.45
Tegang, Yordania Hancurkan 18 Rudal Balistik Kiriman Iran
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.44