Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Investigasi KNKT soal KA Argo Bromo Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

KNKT menemukan kegagalan sistem persinyalan sebagai penyebab kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April. Perubahan layout persinyalan tahun 2021 menghilangkan sinyal indikasi 'berjalan hati-hati' (kuning), sehingga masinis hanya melihat sinyal hijau lalu tiba-tiba merah, yang tidak merepresentasikan kondisi okupasi jalur secara akurat.

Kecelakaan dipicu oleh KRL yang terhenti setelah menabrak taksi listrik mogok. Masinis KA Argo Bromo gagal berhenti tepat waktu karena tidak melakukan pengereman darurat, khawatir rangkaian anjlok di rel melengkung. KNKT mencatat masinis kurang pelatihan skenario pengereman darurat dan tidak ada prosedur baku dalam PD 16A PT KAI untuk situasi tersebut. Insiden ini mengakibatkan 16 penumpang perempuan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait