Investor Asing Masuk ke Jalan Tol RI, Nilainya Tembus Rp 36 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan investasi asing (FDI) di sektor jalan tol Indonesia mencapai Rp36 triliun. Investasi ini menjadi bagian penting pengembangan infrastruktur jalan tol nasional. Menurut Dody, jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai konektivitas, tetapi harus membuka akses ke kawasan industri, pelabuhan, bandara, kawasan ekonomi khusus (KEK), kawasan wisata, dan pusat ekonomi guna mendorong investasi lebih besar.
Saat ini Indonesia memiliki sekitar 3.100 km jalan tol beroperasi, terdiri dari 76 ruas yang dikelola 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan total investasi Rp779 triliun. Dody menegaskan besarnya investasi menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga, terutama kepercayaan investor melalui kepastian hukum dan kontrak. Ia meminta pemerintah dan BUJT mendiskusikan kebijakan baru terlebih dahulu sebelum diterapkan.
Pemerintah wajib menjaga kepastian hukum dan kontrak, sedangkan BUJT harus memenuhi kewajibannya. Penyesuaian kontrak harus melalui mekanisme hukum dan kontraktual yang berlaku, dengan kepentingan publik sebagai prioritas utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Bentuk Danantara Development Management Fund, Ini Tujuannya
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.54
Prabowo Pangkas BUMN Jadi 300 Perusahaan, 750 Lebih Bakal Ditutup
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 21.45
Kepastian Regulasi jadi Kunci Genjot Investasi Swasta di Jalan Tol
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.41
Pemerintah & Pelaku Usaha Bahas Penguatan Investasi Jalan Tol Berkelanjutan
Berita terkait
RI Sudah Punya Jaringan Tol 3.100 Km, Total Investasi Tembus Rp 779 T
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.07
Tol Prosiwangi Seksi 1 dan 2 sepanjang 24 km siap beroperasi
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 15.58
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
Bentar Lagi Ada Tol Baru: ke Bali Bak Sejengkal, JKT-Bandung Bye Macet
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.45