Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Irak di Ambang Darurat Ekonomi usai Kehilangan Pendapatan Minyak Rp1.067 Triliun

Irak menghadapi darurat ekonomi setelah kehilangan pendapatan minyak senilai USD60 miliar (Rp1.067 triliun) akibat konflik AS-Israel melawan Iran yang menutup Selat Hormuz. Lebih dari 90% anggaran federal Irak bergantung pada ekspor minyak, sehingga jaringan logistik internal terdampak parah. Penyumbatan rute ekspor menyebabkan kelangkaan barang impor dan kenaikan harga 25-30%. Perdana Menteri Ali al-Zaidi menyatakan tantangan ekonomi luar biasa menghampiri krisis.

Berita terkait