Peru Putus Hubungan dengan Iran, Sorot Gangguan di Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri Peru memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 1 September 2026. Tindakan ini diambil karena Iran menghasut eskalasi konflik di Timur Tengah dan menghambat transit maritim di Selat Hormuz. Presiden Peru Keiko Fujimori baru saja menjabat pada 28 Juli 2026 dan bersikap pro-kerjasama dengan Amerika Serikat. Di samping Peru, Chile juga menutup kedutaan besar di Teheran pada Agustus 2026, namun tidak memutuskan hubungan diplomatik karena alasan ekonomi dan keamanan. Perang di Timur Tengah memanas kembi setelah Amerika Serikat menyerang target IRGC di Iran pada 1 September 2026, dengan CENTCOM melaporkan serangan menghancurkan sistem pertahanan udara, radar, fasilitas maritim, dan komunikasi Iran. Iran menegaskan lebih dari lima ledakan terdengar di Pulau Qeshm dan sekitar Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.38
Peru Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Tuduh Teheran Picu Eskalasi Perang
VOI · 2 September 2026 pukul 09.30
US CENTCOM Klaim Rampungkan Serangan Terhadap Radar hingga Penebar Ranjau IRGC Iran
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 17.10
AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Tembus 90 Dolar AS
VOI · 2 September 2026 pukul 12.00
Qatar Mendesak AS dan Iran Kembali ke Perundingan Usai Saling Serang
Berita terkait
AS Serang Dua Peluncur Ranjau Laut Iran di Pulau Larak
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 07.00
Iran Bakal Targetkan Kepentingan Ekonomi AS jika Blokade Maritim Terus Berlanjut
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 16.45
Iran Syaratkan Perang di Kawasan Berakhir untuk Buka Hormuz, Trump Disebut Tak Berminat Kembali ke Kesepakatan Juni
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 12.15
Iran Ancam Tahan dan Sita Kapal yang Langgar Aturan di Selat Hormuz
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.23