Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Siap Beri Balasan yang 'Lebih Menyakitkan' Jika AS Terus Menyerang

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengancam serangan pembalasan yang lebih dahsyat jika Amerika Serikat (AS) terus menyerang Iran. Ancaman ini disampaikan setelah Teheran menyerang kapal-kapal perang AS di Selat Hormuz sebagai respons atas serangan AS terhadap kapal tanker Iran. Ghalibaf menyatakan bahwa era untuk serangan pembalasan yang proporsional telah berakhir, dan setiap agresi AS akan dibalas dengan tanggapan yang lebih cepat, intens, dan menyakitkan.

Konflik berasal dari serangan besar AS pekan lalu, yang kemudian dilanjutkan dengan serangan Iran di Selat Hormuz. AS juga menerapkan blokade maritim terhadap pelabuhi-pelabuhan Teheran dan menjatuhkan sanksi baru untuk melemahkan perekonomian Iran. Menurut CENTCOM, pasukan AS berhasil "melumpuhkan" dua kapal tanker Iran dan "menghancurkan sepenuhnya" satu kapal lain di Laut Oman. IRGC mengklaim bertanggung jawab atas serangan balasan yang menargetkan drone AS dan tiga kapal tanker yang diduga terafiliasi dengan Amerika.

Kedua belah pihak tetap terjebak dalam siklus kekerasan, dengan Iran mempertahankan kendali atas Selat Hormuz yang strategis, sementara AS berupaya memaksa Teheran melalui tekanan militer dan ekonomi. Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan AS sebagai "aksi ilegal dan agresif".

Diberitakan juga oleh


Berita terkait