Iran Siap Beri Balasan yang 'Lebih Menyakitkan' Jika AS Terus Menyerang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengancam serangan pembalasan yang lebih dahsyat jika Amerika Serikat (AS) terus menyerang Iran. Ancaman ini disampaikan setelah Teheran menyerang kapal-kapal perang AS di Selat Hormuz sebagai respons atas serangan AS terhadap kapal tanker Iran. Ghalibaf menyatakan bahwa era untuk serangan pembalasan yang proporsional telah berakhir, dan setiap agresi AS akan dibalas dengan tanggapan yang lebih cepat, intens, dan menyakitkan.
Konflik berasal dari serangan besar AS pekan lalu, yang kemudian dilanjutkan dengan serangan Iran di Selat Hormuz. AS juga menerapkan blokade maritim terhadap pelabuhi-pelabuhan Teheran dan menjatuhkan sanksi baru untuk melemahkan perekonomian Iran. Menurut CENTCOM, pasukan AS berhasil "melumpuhkan" dua kapal tanker Iran dan "menghancurkan sepenuhnya" satu kapal lain di Laut Oman. IRGC mengklaim bertanggung jawab atas serangan balasan yang menargetkan drone AS dan tiga kapal tanker yang diduga terafiliasi dengan Amerika.
Kedua belah pihak tetap terjebak dalam siklus kekerasan, dengan Iran mempertahankan kendali atas Selat Hormuz yang strategis, sementara AS berupaya memaksa Teheran melalui tekanan militer dan ekonomi. Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan AS sebagai "aksi ilegal dan agresif".
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 08.34
Perang Makin Sengit, Iran Serang Kapal Nirawak Angkatan Laut AS
VOI · 7 September 2026 pukul 14.00
Iran akan Mengumumkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 11.35
Iran Klaim Serang Kapal Nirawak Angkatan Laut AS, CENTCOM: Kebohongan Total!
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 08.02
Iran akan tetapkan zona maritim terbatas baru di luar Hormuz
Berita terkait
Tekad Iran Balas Dendam atas Serangan AS ke Pesta Pernikahan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.04
Iran Lakukan Balasan Serang Pangkalan AS di Kuwait
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.18
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump Usul Diubah Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 2 September 2026 pukul 23.02
AS Kembali Serang Iran, Trump Klaim Hampir Sepenuhnya Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 09.03