Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS Menyerang Lagi

Iran telah mengancam akan memperluas cakupan konflik ke Samudra Hindia jika Amerika Serikat (AS) kembali menyerang. Ancaman ini disampaikan oleh Yahya Rahim Safavi, penasihat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei, dalam sebuah video yang dirilis oleh Fars News Agency. Safavi menyatakan bahwa karena konflik telah meluas dari Teluk Persia dan Selat Hormuz hingga ke Laut Merah, garis depan pertempuran berpotensi meluas lebih jauh lagi, bahkan mencapai Samudra Hindia. Kendati demikian, belum diketahui secara spesifik mekanisme atau bentuk dukungan yang dimaksud Iran dalam ancaman ini.

Kelompok Houthi yang didukung Iran baru-bari ini berhasil menguasai garis pantai Laut Merah, sekaligus memperlebar pengaruh mereka di Selat Bab al-Mandab, jalur strategis yang menghubungkan Asia dan Eropa melalui Terusan Suez. Iran telah lama memberikan dukungan militer kepada Houthi dalam konflik Yaman, meskipun secara resmi membantah terlibat langsung. Pemerintah Iran juga telah memblokir akses di Selat Hormuz sebagai respons atas serangan AS-Israel yang memicu perang di Timur Tengah pada akhir Februari lalu.

Saat ini, Iran dan AS sedang bersaing untuk menguasai kendali atas Selat Hormuz, jalur laut yang sebelum perang menjadi jalur utama bagi sebagian besar pasokan minyak dan gas dunia. Penguasaan atas jalur ini dianggap krusial baik dari segi keamanan energi global maupun dampak geopolitik yang luas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait