Bandingkan AS dengan Hitler, Iran Bongkar Kelakuan Amerika yang Sundul Perang tapi Merasa Diprotes
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran merespons tudingan AS yang menyalahkan Iran atas kenaikan harga bahan bakar dengan membandingkan cara Washington menyampaikan tuduhan tersebut dengan propaganda Hitler. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menolak klaim bahwa Iran menjadi penyebab kenaikan harga bahan bakar di AS. Ia menyatakan bahwa publik perlu mengingat pihak yang memicu konflik dan krisis di kawasan, termasuk penutupan Selat Hormuz yang mengganggu pelayaran komersial. Baghaei juga mengaitkan tudingan AS dengan narasi Hitler saat invasinya ke Polandia pada 1939, menyebutkan bahwa menyalahkan korban atas dampak konflik merupakan taktik yang sudah lama dipakai. Ia menggunakan istilah 'The March of Folly' untuk menggambarkan kebijakan AS yang menurutnya merugikan pihak yang menjalankannya. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan terkait gangguan di Selat Hormuz yang mempengaruhi pasokan energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.40
Iran Janji Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari, dengan Syarat...
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 18.28
Iran Siap Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari Jika AS Kurangi Tekanan Militer dan Cabut Blokade
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 15.46
Garda Revolusi Iran Ancam Ubah Geografi Perang jika Diserang Lagi
Detik.com · 22 September 2026 pukul 22.26
Trump di PBB: Saya Telah Wujudkan Perdamaian
Berita terkait
Trump Ungkap Tawaran dari Iran: Mereka Ingin Buat Kesepakatan
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.57
Iran Ogah Damai 'Cuma-Cuma', AS dan Dunia Tertekan Harga Minyak
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.51
AS Blokade Pelabuhan Iran, 103 Kapal Komersial Dipaksa Ubah Haluan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.52
Iran klaim berhasil tembak jatuh dua drone AS di dekat Selat Hormuz
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 16.53