Pejabat Iran dan AS Gelar Pertemuan Langka Bahas Situasi di Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pejabat Iran dan Amerika Serikat (AS) berhasil mengadakan pertemuan langka di New York, menandatangani nota kesepakatan untuk membahas situasi di Selat Hormuz. Pertemuan ini menjadi signifikan karena kedua belah pihak belum terlibat kontak langsung selama beberapa minggu terakhir. Menurut laporan media pemerintah Iran, pertemuan antara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan perwakilan AS, Steve Witkoff, dilakukan untuk menyampaikan pesan dan persyaratan Iran, khususnya terkait pembukaan kembali Selat Hormuz yang sempat dikacaukan. Sebelumnya, interaksi antara kedua negara lebih sering terjadi sebelum penandatanganan nota kesepakatan tersebut. Namun, sejak saat itu, eskalasi ketegangan telah menurunkan upaya diplomasi, meskipun pemerintah Iran tetap menyatakan bahwa pintu komunikasi tetap terbuka bagi AS jika Washington memenuhi komitmennya. Sumber keamanan di Teheran menyatakan bahwa posisi Iran dalam hal hubungan diplomatik dengan AS tidak berubah, namun ada peluang bagi interaksi lebih lanjut jika AS memenuhi persyaratan dan tuntutan Iran yang diajukan. Pertemuan ini diadakan atas inisiatif dan tekanan dari pihak AS, dengan tujuan untuk menyampaikan pesan serta persyaratan Iran secara langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.40
Iran Janji Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari, dengan Syarat...
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 04.37
Bandingkan AS dengan Hitler, Iran Bongkar Kelakuan Amerika yang Sundul Perang tapi Merasa Diprotes
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.23
Akan Hadiri Sidang Umum PBB, Presiden Iran Tegaskan Hal Ini
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.19
Presiden Iran Tiba di New York Saat Trump Lontarkan Ancaman Pemusnahan
Berita terkait
Trump Ungkap Tawaran dari Iran: Mereka Ingin Buat Kesepakatan
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.57
Menlu Iran: Kepatuhan AS pada MoU Islamabad Kunci Stabilitas Kawasan
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.32
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tegaskan Perlawanan Terhadap Agresor
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.31
Iran Siapkan Strategi Baru Hadapi AS
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.14