Iran Respons Keras Trump yang Akan Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Perdana Menteri Iran, Kazem Gharibabadi, menolak keras pernyataan Donald Trump yang mengklaim akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat. Gharibabadi menegaskan bahwa Selat Hormuz adalah milik Iran dan kendali pembukaan atau penutupan jalur tersebut sepenuhnya berada di bawah komando Iran.
Ketegangan ini terjadi di tengah penutupan Selat Hormuz oleh Iran sejak akhir Januari yang memicu perang berkepanjangan dan serangan militer AS. Sementara itu, pernyataan Trump disampaikan saat menghadiri acara di Akademi Kepolisian Negara Bagian New York. Pihak Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataan Trump tersebut hanyalah candaan kepada reporter Wall Street Journal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.29
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.58
Trump Disebut 'Bercanda' Soal Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS, Benarkah?
Berita terkait
Trump Sebut Pencaplokan Selat Hormuz Jadi Wilyah AS Ide yang Bagus
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.04
Garda Revolusi Iran Sita Drone Bawah Laut AS di Selat Hormuz
Detik.com · 28 September 2026 pukul 14.45
Dunia Makin Kacau, Iran Siap "Perang Kiamat" dengan AS
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.03
Iran Sangat Siap Perang Lagi dengan AS: 'Bahkan Jika Berujung Perang Kiamat'
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 08.17