2 Kapal Minyak UEA Diserang Saat Melintasi Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) mengonfirmasi dua kapal miliknya diserang saat melintasi Selat Hormuz pada malam Kamis, 13 Agustus 2026. Serangan tersebut tidak menyebabkan korban luka, dan situasi saat ini telah terkendali. ADNOC menekankan pentingnya melindungi para pelaut serta menjaga kebebasan navigasi dan keamanan maritim di wilayah tersebut. Perusahaan tidak merinci pihak yang dituduh di balik serangan ini, dan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab. Sehari sebelumnya, pada 12 Agustus, Iran sempat mengancam akan menarik diri dari OPEC jika sanksi AS ditujatkan pada sektor minyaknya. Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Iran menolak klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa AS mengendalir Selat Hormuz, dan menyebutnya sebagai "berita palsu" yang mencerminkan kegagalan intelijen. Konflik di Selat Hormuz semakin membesar setelah Iran pada 13 Agustus lalu mengancamkan ganti rugi atas pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kapal-kapal asing yang melewati Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 08.52
Selat Hormuz Belum Temui Titik Terang, Harga Minyak Catat Lonjakan 40% Tahun Ini
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 06.18
Jenderal IRGC: Iran Mampu Perang Panjang Melawan AS hingga Trump Lengser
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 22.31
Militer Iran Tolak Klaim AS soal Kapal-kapal Bisa Melintasi Selat Hormuz secara Normal
Berita terkait
Trump Ingin Caplok Selat Hormuz sebagai Wilayah Amerika Serikat
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 11.01
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01
Mulai Pekan Depan. AS Siapkan Isolasi Ekonomi Iran Lebih Keras dari Sebelumnya
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.44
AS Bisa Mempertahankan Blokade Laut Terhadap Pelabuhan Iran Tanpa Batas Waktu
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 09.00