Iran Bersumpah Balas Dendam Atas Serangan AS ke Pesta Pernikahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Ahmad Vahidi, membalas dendam atas serangan AS ke pesta pernikahan di Kuhestak yang menewaskan 4 orang dan melukai 68 orang. Iran menyebut serangan tersebut sebagai 'kejahatan perang' dan berjanji akan membalas. Serangan itu terjadi setelah AS mengumumkan serangan terhadap target IRGC. Washington menolak menanggapi, menyatakan AS tidak pernah menargetkan warga sipil. Konflik bermuara sejak 28 Februari 2026 ketika AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei. Gencatan senjata pada April menghentikan fase awal, namun baku tembak di Selat Hormuz masih berlanjut. Pada 30 Agustus, AS menyerang peluncur roket Iran di Pulau Larak, yang dibalas Iran dengan serangan di Yordania dan UAE.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.18
Iran Lakukan Balasan Serang Pangkalan AS di Kuwait
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.14
Iran Siapkan Strategi Baru Hadapi AS
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 20.15
Iran Lancarkan Serangan Balasan, Sasar Pangkalan AS di Kawasan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 10.20
Netanyahu Klaim Rezim Iran di Ambang Tumbang: ‘Waktunya Sudah Dekat’
Berita terkait
Giliran Iran Balas Serangan AS, Apa yang Diketahui Sejauh Ini?
Detik.com · 2 September 2026 pukul 11.59
Iran Lakukan Pembalasan setelah AS Serang Pulau Larak
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.05
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump Usul Diubah Jadi 'Selat Trump'
Detik.com · 2 September 2026 pukul 23.02
Peru Putus Hubungan dengan Iran, Sorot Gangguan di Selat Hormuz
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.00