Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Siapkan Strategi Baru Hadapi AS

Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan menghadapi strategi baru dalam perang di Timur Tengah, menanggapi serangkaian serangan militer AS yang diluncurkan terhadap wilayah Iran. Peringatan disampaikan Sekretaris Dewan Keamasan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, setelah serangan intens antara kedua negara dalam beberapa pekTime terakhir. Serangan terbaru AS menyasar kawasan pesisir dan timur Selat Hormuz, termasuk Kota Kuhestak, yang menewaskan empat orang dan melukai 68 orang lainnya yang sedang menghadiri pesta pernikahan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengecam serangan tersebut sebagai kejahatan perang. Iran kemudian mengklaim melakukan serangan balasan terhadap sasaran militer AS di Yordania, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Erbil di Irak, sebagai bagian dari hak untuk membela diri. Teheran juga meminta negara-negara kawasan mencegah penggunaan wilayah mereka untuk serangan AS. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan responsnya dilakukan sesuai dengan hak inheren untuk membela diri. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz terus meningkat, sementara 90% responden menentang aksi militer AS terhadap Iran dan Venezuela.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait