Iran Siapkan Strategi Baru Hadapi AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan menghadapi strategi baru dalam perang di Timur Tengah, menanggapi serangkaian serangan militer AS yang diluncurkan terhadap wilayah Iran. Peringatan disampaikan Sekretaris Dewan Keamasan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, setelah serangan intens antara kedua negara dalam beberapa pekTime terakhir. Serangan terbaru AS menyasar kawasan pesisir dan timur Selat Hormuz, termasuk Kota Kuhestak, yang menewaskan empat orang dan melukai 68 orang lainnya yang sedang menghadiri pesta pernikahan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengecam serangan tersebut sebagai kejahatan perang. Iran kemudian mengklaim melakukan serangan balasan terhadap sasaran militer AS di Yordania, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Erbil di Irak, sebagai bagian dari hak untuk membela diri. Teheran juga meminta negara-negara kawasan mencegah penggunaan wilayah mereka untuk serangan AS. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan responsnya dilakukan sesuai dengan hak inheren untuk membela diri. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz terus meningkat, sementara 90% responden menentang aksi militer AS terhadap Iran dan Venezuela.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.01
Trump: Kampanye Militer AS terhadap Iran Tak Akan Lama, Tapi Siap Menyerang Kapan Pun Kami Mau!
Detik.com · 2 September 2026 pukul 23.02
Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz, Trump Usul Diubah Jadi 'Selat Trump'
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 21.01
Serangan Balasan Iran Tunjukkan Kesiapan Hadapi Eskalasi Perang
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 20.15
Iran Lancarkan Serangan Balasan, Sasar Pangkalan AS di Kawasan
Berita terkait
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, Syaratkan AS Penuhi Komitmen
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.13
Iran Siapkan Target Baru Jika Trump Serang Lagi, Aset Militer AS di Eropa Jadi Sasaran Berikutnya
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.45
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Iran Pantang Beri Konsesi Tambahan ke AS
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.45