Iran Bikin Surat Terbuka, Minta Rakyat AS Sadar Jika Trump Pembohong
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran merilis surat terbuka 26 halaman kepada rakyat Amerika Serikat menjelang pemilu sela November 2024. Surat ini menuduh Presiden Donald Trump sebagai "pembohong kronis" yang menyesatkan rakyat AS tentang perang Iran, program nuklir Iran, dan kontrol Selat Hormuz. IRGC menyebut Trump telah berbohong bahwa Iran hampir menciptakan senjata nuklir 25 tahun lalu, padahal intelijen AS menegaskan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Surat menyerukan rakyat AS untuk menolak kebijakan Trump dan mengganti pemerintahannya. IRGC menekankan bahwa Iran dan AS adalah korban bersama dari politikus korup di Gedung Putih, serta menjelaskan slogan "Matilah Amerika" ditujukan pada elite politik AS, bukan rakyat biasa. Surat ini dirilis sebulan sebelum perang Iran-AS-Israel masuk bulan ke-7, dengan argumen bahwa Iran menang dalam konflik karena AS gagal mencapai tujuan dalam operasi militer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 10.13
Harga Minyak Dunia Panas ke US$103 usai Trump Bantah Kendorkan Sanksi
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 08.55
Harga Minyak Dunia Kembali Naik Usai Trump Bantah Kelonggaran Sanksi Iran
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 17.39
IRGC Sebut Trump Pembohong Besar, AS Gagal dan Harus Tinggalkan Timur Tengah
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 07.08
Perempuan-perempuan Iran Angkat Senjata setelah Negara Mereka Diancam Dilenyapkan AS
Berita terkait
Donald Trump Prediksi Perang dengan Iran Berakhir Usai Pemilu AS
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.14
Trump: Perang Iran Diprediksi Berakhir Usai Pemilu Paruh Waktu AS
kumparan · 10 September 2026 pukul 15.28
Trump Bilang Harga Minyak Baru Turun Setelah Pemilu Tengah Waktu AS
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 15.00
Trump Bikin Geger, Mendadak "Bocorkan" Kapan Perang Iran Berakhir
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.35