Harga Minyak Dunia Panas ke US$103 usai Trump Bantah Kendorkan Sanksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia mencapai US$103,73 per barel untuk Brent dan US$89,72 untuk WTI pada Rabu (30/9) pasca Donald Trump membantah rumor longgar sanksi Iran. Kenaikan terjadi setelah harga sempat turun 2,5% ke US$102, didorong pemulihan pasokan Timur Tengah dan harapan kebijakan ekspor diesel AS. Bulanan, Brent naik 14%, WTI 4%. Selisih harga keduanya meluas, dipicu khawatir pembatasan ekspor diesel AS. Trump menolak tawaran longgar sanksi Iran untuk program nuklir. Qatar mengapresiasi upaya diplomasi untuk mencegah eskalasi. Arab Saudi kembalikan operasi pipa East-West dan lonjak ekspor Timur Tengah rekor September.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 08.55
Harga Minyak Dunia Kembali Naik Usai Trump Bantah Kelonggaran Sanksi Iran
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 17.39
IRGC Sebut Trump Pembohong Besar, AS Gagal dan Harus Tinggalkan Timur Tengah
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.52
Trump Kaget, 5 Tersangka Ancaman Bom di Pangkalan AS Dibebaskan Inggris
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 07.08
Perempuan-perempuan Iran Angkat Senjata setelah Negara Mereka Diancam Dilenyapkan AS
Berita terkait
Trump Ancam Balas Iran 'Dengan Keras', Harga Minyak Mentah Dunia Makin Panas!
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus US$ 87, Harapan Kesepakatan Hormuz Memudar
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.43
Trump Minta China Tak Bantu Iran, Ini Respons Xi Jinping
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.08
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33