Iran Gabung Bank BRICS, Makin Yakin Tinggalkan Dolar Bersama Negara Berkembang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengambil langkah finansial berani di tengah jepitan sanksi ekonomi Amerika Serikat (AS) dan konflik geopolitik yang kian panas dengan AS serta Israel. Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati mengumumkan bahwa Teheran akan segera resmi menjadi anggota New Development Bank (NDB), lembaga pendanaan yang didirikan oleh kelompok negara-negara berkembang BRICS. Pengumuman krusial ini disampaikan Hemmati menjelang agenda pertemuannya dengan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral anggota BRICS di India, sebagaimana dilansir media pemerintah Iran.
Langkah Teheran untuk merapat ke bank pembangunan BRICS bukan tanpa alasan. Seperti diketahui Iran hingga saat ini masih terisolasi dari sistem keuangan berbasis dolar AS akibat sanksi internasional yang meluas. Lantaran kondisi tersebut, Iran terdorong mencari alternatif pendanaan infrastruktur dan perdagangan di luar jangkauan Washington.
Hasil terpenting dari kerja sama di antara negara-negara anggota BRICS adalah pembentukan New Development Bank, dan negara kita akan segera menjadi anggota bank ini, tegas Abdolnaser Hemmati.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.40
Sejuta Jalan Menuju Roma! Iran Gabung Bank Pembangunan BRICS Lawan AS
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.35
AS Ancam Iran Akan Alami Isolasi Ekonomi yang Belum Pernah Disaksikan Dunia
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
AS Siapkan Sanksi Baru Iran Isolasi Ekonomi Skala Besar
Berita terkait
Deklarasi BRICS Serukan Pengendalian Diri di Tengah Konflik Timur Tengah
Detik.com · 14 September 2026 pukul 14.10
Netanyahu Ngaku Sudah Wanti-wanti Inggris soal Rencana Iran Serang Pangkalan AS
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 00.13
Iran Serukan Warga AS Turun ke Jalan, Sebut Perang Trump Gagal
Detik.com · 30 September 2026 pukul 18.20
Trump Bikin Iran Makin Panas, Harga Minyak Tembus US$ 103 per Barel
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.39