Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Kecam Keras Modernisasi Persenjataan Nuklir AS

Pemerintah Iran melalui misinya di Wina, Austria, mengeluarkan pernyataan keras mengecam modernisasi dan perluasan persenjataan nuklir Amerika Serikat. Pernyataan tersebut dikeluarkan pada Jumat (7/8/2026) untuk memperingati pemboman atom Hiroshima dan Nagasaki, yang Iran sebut sebagai pengingat abadi konsekuensi kemanusiaan yang menghancurkan akibat senjata nuklir. Iran menekankan bahwa kematian massal, kehancuran luas, dan radiasi mematikan dari pemboman tersebut — yang dampaknya terasa hingga generasi berikutnya — menunjukkan kebutuhan mendesak untuk menghilangkan seluruh senjata nuklir.

Sebagai negara peserta Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), Iran menegaskan dukungan terhadap penghapusan total senjata nuklir dan komitmennya untuk dunia bebas senjata pemusnah massal, sambil membela hak sahnya untuk penggunaan ilmu dan energi nuklir secara damai. Iran menuduh AS sebagai satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir dalam peperangan, dan meski menandatangani NPT, Washington dinilai gagal selama beberapa dekade memenuhi kewajiban perlucutan senjata nuklir, justru terus memperluas dan memodernisasi arsennalnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait