Iran Kecam Keras Modernisasi Persenjataan Nuklir AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran melalui misinya di Wina, Austria, mengeluarkan pernyataan keras mengecam modernisasi dan perluasan persenjataan nuklir Amerika Serikat. Pernyataan tersebut dikeluarkan pada Jumat (7/8/2026) untuk memperingati pemboman atom Hiroshima dan Nagasaki, yang Iran sebut sebagai pengingat abadi konsekuensi kemanusiaan yang menghancurkan akibat senjata nuklir. Iran menekankan bahwa kematian massal, kehancuran luas, dan radiasi mematikan dari pemboman tersebut — yang dampaknya terasa hingga generasi berikutnya — menunjukkan kebutuhan mendesak untuk menghilangkan seluruh senjata nuklir.
Sebagai negara peserta Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), Iran menegaskan dukungan terhadap penghapusan total senjata nuklir dan komitmennya untuk dunia bebas senjata pemusnah massal, sambil membela hak sahnya untuk penggunaan ilmu dan energi nuklir secara damai. Iran menuduh AS sebagai satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir dalam peperangan, dan meski menandatangani NPT, Washington dinilai gagal selama beberapa dekade memenuhi kewajiban perlucutan senjata nuklir, justru terus memperluas dan memodernisasi arsennalnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 07.48
Iran: Perluasan Persenjataan Nuklir AS Ancaman bagi Seluruh Umat Manusia!
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 11.00
AS Ancam Serang Iran, Negara Teluk Bisa Gelap Gulita
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 19.03
Iran dan Oman Sepakat Buka Jalur Pelayaran di Selat Hormuz
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 18.10
Netanyahu Ancam Siap Serang Iran Sendirian
Berita terkait
Iran Buka Peluang Revisi Doktrin Nuklir dan Pertimbangkan Keluar dari NPT
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.51
Iran Bilang Mudah Miliki Senjata Nuklir: Keluar dari NPT dan Revisi Doktrin Nuklir
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 10.49
Jika Iran Ingin Memiliki Senjata Nuklir, Pezeshkian: Kita Tidak Akan Bergabung dengan NPT
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 15.16
Akankah Iran Mundur dari Perjanjian Nonproliferasi Nuklir?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 10.39