Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengecam tindakan Amerika Serikat yang menggunakan isu pelayaran di Selat Hormuz sebagai alasan untuk aksi militer dan tekanan terhadap Teheran. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Teheran akan menggunakan segala cara yang diperlukan untuk melindungi hak, kepentingan, dan keamanan nasionalnya. Pernyataan ini disampaikan sehari setelah CBS News melaporkan bahwa AS dan Israel sedang mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran yang mungkin dilancarkan pada akhir pekan ini. Meskipun ketegangan dengan AS meningkat, Iran menegaskan komitmennya untuk mempertahankan hubungan baik dengan negara-negara tetangga di Timur Tengah. Pada 18 Juni lalu, Iran dan AS telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa operasi tersebut merupakan tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai balasan, Iran telah menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.36
Iran Bantah Minta AS Setop Serangan, Tegaskan Tak Ada Deal Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.25
Harga Minyak Dunia Bangkit Tipis, Perang AS-Iran Masih Bayangi Pasar
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.20
Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
Berita terkait
AS Tingkatkan Aktivitas Militer di Dekat Iran, Kerahkan Pesawat Mata-mata hingga 12 Jet Tempur F-16
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 06.22
AS Mungkin Tinjau Lagi Kehadiran Militer di Timur Tengah Jika Terjadi Perdamaian dengan Iran
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.15
AS Terpukul Iran, Diam-Diam Siapkan Tarik Pasukan dari Timteng
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.05
Raksasa Asia Bakal 'Turun Gunung' ke Selat Hormuz, Kirim Tentara
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.00