Trump Disebut 'Bercanda' Soal Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS, Benarkah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Akademi Kepolisian Nassau County, New York, dan menyatakan bahwa setelah mengalahkan Iran dalam perang, ia akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS. Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) yang dikutip Anadolu Agency, Trump belum berkonsultasi dengan para penasihat kepresidenannya terkait langkah tersebut dan diduga 'bercanda' saat menyampaikan pernyataannya. Dalam pidatonya, Trump juga mengklaim bahwa AS memiliki kendali penuh atas akses maritim di Selat Hormuz, yang merupakan jalur strategis bagi pasokan minyak dan gas global. Ia menyatakan bahwa tidak ada kapal yang dapat melewati selat tersebut tanpa izin AS. Namun, belum ada tanggapan langsung dari Gedung Putih mengenai pernyataan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.53
Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 04.19
Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.42
Rencana Rahasia Iran untuk Tingkatkan Eskalasi Perang dengan AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.32
Gagal Capai Kesepakatan Nuklir 60 Hari, Gencatan Senjata AS-Iran Mendek
Berita terkait
Pakar Militer Iran Prediksi AS Akan Hadapi Mimpi Terburuk
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 17.35
AS dapat Serangan Bertubi, Trump Provokasi Rakyat Iran untuk Kudeta
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.35
AS Ancam Serang Iran Lagi, Trump: Lihat Saja Apa yang Terjadi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.48
Trump Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Jutaan Barel Minyak Melintas
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.21