Trump Disebut 'Bercanda' Soal Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS, Benarkah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Akademi Kepolisian Nassau County, New York, dan menyatakan bahwa setelah mengalahkan Iran dalam perang, ia akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS. Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) yang dikutip Anadolu Agency, Trump belum berkonsultasi dengan para penasihat kepresidenannya terkait langkah tersebut dan diduga 'bercanda' saat menyampaikan pernyataannya. Dalam pidatonya, Trump juga mengklaim bahwa AS memiliki kendali penuh atas akses maritim di Selat Hormuz, yang merupakan jalur strategis bagi pasokan minyak dan gas global. Ia menyatakan bahwa tidak ada kapal yang dapat melewati selat tersebut tanpa izin AS. Namun, belum ada tanggapan langsung dari Gedung Putih mengenai pernyataan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.53
Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 04.19
Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.32
Gagal Capai Kesepakatan Nuklir 60 Hari, Gencatan Senjata AS-Iran Mendek
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.29
Iran Sebut Trump Delusi karena Ingin Deklarasikan Selat Hormuz Wilayah AS
Berita terkait
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.34
Trump Tak Peduli Diteriaki Sana-sini, DPR AS Emosi-Iran Bantah Keras
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.21
Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.00