Iran Sangat Mengharapkan Amerika Serikat Penuhi MoU demi Selesaikan Konflik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran mengharapkan Amerika Serikat memenuhi seluruh ketentuan dalam nota kesepahaman (MoU) penyelesaian konflik. Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran dan ketua tim negosiator, menyatakan kegagalan AS dalam menerapkan MoU menghambat stabilitas kawasan dan memicu ketidakpercayaan. Iran dan AS menandatangani MoU untuk menghentikan permusuhan, namun kembali melancarkan serangan. AS kemudian memutuskan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran. Ghalibaf menegaskan tekanan AS tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 10.29
Iran Desak AS Penuhi MoU untuk Akhiri Konflik
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 23.00
Donald Trump Sesumbar Lagi, Tuduh Iran Sedang "Runtuh Total"
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.09
AS Ancam Sanksi Terberat Sepanjang Sejarah, Iran Beri Jawaban Menohok
Berita terkait
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.09
Di Tengah Kesulitan Ekonomi, Iran Pilih Gandakan Produksi Senjata
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.58
Presiden Iran Klaim Dunia Kagum dengan Perlawanan Teheran Kalahkan Melawan AS, Ini 4 Alasannya
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.30
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15