Di Tengah Kesulitan Ekonomi, Iran Pilih Gandakan Produksi Senjata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menggandakan produksi senjata dan peralatan pertahanan dalam satu tahun, yaitu dari Juni tahun lalu hingga Juni tahun ini, menurut Wakil Menteri Pertahanan Iran Reza Talaei-Nik. Peningkatan ini terjadi setelah Perang Dua Belas Hari yang dimulai pada Juni tahun lalu. Konflik memuncak pada 18 Juni dengan penandatanganan memorandum gencar senjata antara Iran dan Amerika Serikat di Teheran. Namun, pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencar senjata tidak berlaku lagi, dan serangan AS terhadap Iran dilanjutkan. Iran menutup Selat Hormuz pada 12 Juli sebagai respons atas serangan AS, yang diikuti blokade AS terhadap pelabuhan Iran. KONFLIK
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.00
Iran Peringatkan Kapal yang Melanggar Aturan Lintas Selat Hormuz Berisiko Ditahan atau Disita
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.23
Iran Ancam Tahan dan Sita Kapal yang Langgar Aturan di Selat Hormuz
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 06.45
Iran Tepis Ancaman Sanksi Baru AS Sebagai Keputusasaan
Berita terkait
Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.12
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25