Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak akan Dibuka Lagi Tanpa Berakhirnya Perang di Gaza dan Lebanon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menegaskan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz kecuali Amerika Serikas (AS) mengubah sikapnya dan memenuhi syarat-syarat Teheran. Syarat utama meliputi penghentian perang melawan Iran, pencairan dana Iran yang dibekukan, serta berakhirnya konflik di Gaza dan Lebanon. Penegasan ini disampaikan Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamangan Nasional Tertinggi Iran, dalam pertemuan dengan Duta Besar China untuk Teheran, Cong Peiwu, pada hari Selasa. Rezaei menyatakan bahwa Teheran telah menyampaikan syarat tambahan kepada Washington melalui pihak perantara. Pernyataan ini memperkuat posisi Iran dalam negosiasi terkait Selat Hormuz, yang memiliki nilai strategis penting bagi lalu lintas maritim global. Menurut Rezaei, setiap kesepakatan dengan Oman mengenai penggunaan jalur pelayaran harus diperlakukan terpisah dari isu pembukaan kembali Selat Hormuz itu sendiri. Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyatakan bahwa penutupan selat tersebut merupakan respons wajar atas serangan yang dilakukan terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 09.00
AS Bisa Mempertahankan Blokade Laut Terhadap Pelabuhan Iran Tanpa Batas Waktu
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 21.10
Respons Klaim Trump, Iran Beri Jawaban Terbaru soal Selat Hormuz
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.07
Pengusaha Ragu soal Kesepakatan AS-Iran, Kapal Lewat Selat Hormuz Makin Sepi
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.10
Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
Berita terkait
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12
Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.01
Rudal Jelajah Iran Hantam Kapal AS, 8 Marinir Terluka
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.42