Trump Sebut Iran Belum Siap Membuat Kesepakatan yang Tepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Iran belum siap untuk mencapai kesepakatan damai yang tepat dengan AS. Menurutnya, Washington masih mengamati perkembangan situasi terkait konflik yang melibatkan Iran. Trump juga menegaskan bahwa AS akan menerapkan sanksi finansial terberat dalam sejarah untuk mencengkram kedaulatan Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menjanjikan pengumuman rincian sanksi tersebut pada hari Senin. Trump memperingatkan bahwa negara apapun yang memberikan bantuan kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi, dan menegaskan kontrol penuh AS di wilayah Selat Hormuz serta wilayah dar di sekitarnya.
Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Teheran berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan AS dan siap mengakhiri perang di Timur Tengah. Pezeshkian menuduh AS telah menyerang infrastruktur sipil Iran seperti sekolah dan rumah sakit, melanggar aturan internasional. Perundingan antara kedua belah pihak masih terjebak dalam kebuntuan, dengan Iran yang mempertahankan penutupan sebagian Selat Hormuz dan AS yang menjaga blokade laut terhadap Iran.
Situasi kedua negara tetap tegang dengan pernyataan saling tuding-menyalahkan dan ancaman sanksi yang semakin keras.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 19.24
AS Beberkan Rencana Isolasi Ekonomi Iran Pekan Depan, China Terancam Jadi Sasaran
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.45
Trump Ancam Negara yang Bantu Iran, Seberapa Ampuh Sanksi AS?
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.08
Donald Trump Klaim Ekonomi Iran Hancur dan Inflasi Tembus 350 Persen
Berita terkait
Trump Ancam Negara Pendukung Iran, Teheran Sebut AS Telah Gagal
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.02
Trump Klaim Selat Hormuz, Iran 'Caplok' California
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.05
Trump Ancam Isolasi Ekonomi, Iran Sebut Kebijakan Gagal!
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.49
Trump Buat Gebrakan Baru, Siapkan "Perang Ekonomi" Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.32