Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Israel Siap Ganggu Negosiasi AS-Iran, Netanyahu Janjikan Ini

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer sepihak terhadap Iran di tengah negosiasi AS-Iran yang memasuki tahap lanjut. Pernyataan ini disampaikan pada 5 Agustus 2026, merujuk pada klaim komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran tentang niat melanjutkan pengembangan senjata nuklir. Netanyahu menegaskan Israel tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir, meskipun menyebut AS sebagai sekutu terbesar, Israel siap bertindak demi keamanannya sendiri.

Negosiasi antara AS dan Iran dimediasi oleh Qatar dan Pakistan, dengan nota kesepahaman ditandatangani pada 18 Juni. Namun, pembicaraan terhambat oleh perbedaan pandangan mengenai keamanan maritim di Selat Hormuz. Ketegangan meningkat pada Juli 2026, ketika AS menyerang Iran dan Iran membalas dengan menargetkan aset militer AS di negara-negara Arab seperti Yordania, Bahrain, dan Kuwait.

Konflik dimulai pada 28 Februari dengan perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran, menyebabkan lebih dari 3.000 kematian menurut otoritas Iran. Proses diplomatik masih berlanjut meskipun ada kebuntuan dan serangan balasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait