Israel Tahan Jenazah 1.700 Warga Palestina sebagai Alat Tawar di Masa Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Israel menahan jenazah sekitar 1.700 warga Palestina sebagai alat tawar untuk masa depan, dilaporkan oleh surat kabar Israel Haaretz. Menurut dua sumber anonim, diskusi di kalangan aparat keamanan Israel menyebutkan jumlah jenazah yang ditahan mencapai sekitar 1.700 orang. Kepala Shin Bet, David Zini, mendukung penahanan jenazah tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan adanya sandera atau orang hilang asal Israel di masa depan. Militer Israel juga mendukung kebijakan ini. Sejumlah besar jenazah yang ditahan berasal dari warga Palestina di Jalur Gaza yang diduga terlibat dalam serangan 7 Oktober 2023 atau pertempuran setelahnya. Sayangnya, tidak ada sandera Israel yang ditahan saat ini yang menjadi alasan langsung penahanan jenazah ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.35
Erdogan Tuding Netanyahu Berupaya Singkirkan Palestina dari Agenda Global
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.05
Erdogan Tuding Israel Ingin Hapus Palestina dari Agenda Dunia
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 09.03
Erdogan: Israel berupaya singkirkan isu Palestina dari agenda global
kumparan · 12 Agustus 2026 pukul 15.07
Aktivis Pro-Palestina Protes CTO Amazon saat Pidato, Tuduh AI-nya Dipakai Israel
Berita terkait
Terekam Google Earth: Skala Kehancuran Gaza yang Mengguncang Nalar
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.15
Dalam Kunjungan Rahasia ke UEA, Netanyahu Minta MBZ untuk Bantah Peringatan Ancaman Serangan 7 Oktober
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 21.25
Menkeu Israel Serukan Perang di Tepi Barat, Otoritas Palestina Marah Besar
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 21.35
Warga Palestina yang tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 74.016
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 16.30