Jalur Laut Hitam Terganggu, Serangan 40 Hari Ukraina Rugikan Rusia 1% dari PDB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan militer Ukraina selama 40 hari berhasil menimbulkan kerugian ekonomi sebesar sekitar 1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Rusia, menurut Pengakuan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam konferensi persnya di Bishkek, Kirgizstan. Meski mengakui dampak signifikan, Putin menegaskan bahwa kerugian tersebut belum mencapai tingkat kritis bagi perekonomian nasional Rusia.
Serangan yang dipimpin Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ini juga berhasil merusak sekitar 100 kapal milik Rusia, termasuk 40 kapal dalam duhari pertama kampanye yang dimulai pada Juni. Sektor energi Rusia tidak terelakkan dari dampak ini, dengan sekitar 10% fasilitas kilang minyak yang rusak akibat serangan pesawat nirawak masih dalam proses perbaikan.
Jalur perdagangan Laut Hitam yang menangani lebih dari 70% ekspor biji-bijian Rusia mengalami gangguan signifikan. Serangan tersebut juga mengganggu ekspor minyak, baja, dan batu bara. Ekspor minyak mentah Rusia melalui laut turun drastis menjadi sekitar 3,46 juta barel per hari dalam empat pekan hingga 23 Agustus, menunjukkan dampak yang luas pada kemampuan ekspor Rusia.
Bagikan
Berita terkait
Bisakah Krisis Bahan Bakar Rusia Bantu Akhiri Perang Ukraina?
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.11
Sebut Ekonomi Tangguh, Negara Ini Pecat Ekonom yang Peringatkan Krisis
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.40
Ekonom Bank Terbesar Kedua Rusia Dipecat Gara-Gara Kritik Perang Ukraina
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 17.46
Bankir Senior Bank Besar Ini Dipecat Usai Kritik Ekonomi Negara
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.15