Ekonom Bank Terbesar Kedua Rusia Dipecat Gara-Gara Kritik Perang Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370072/original/013559700_1759488143-Untitled.jpg)
Andrei Klepach, Kepala Ekonom di Bank Pembangunan Milik Negara VEB (bank terbesar kedua di Rusia), dipecat setelah mengkritik kondisi ekonomi Rusia dan memperingatkan bahwa Rusia tidak akan memenangkan perang berkepanjangan dengan Ukraina. Ia menyatakan bahwa Rusia tertinggal dari China dan AS secara ekonomi, serta dalam beberapa aspek tertinggal dari Ukraina. Pemecatan ini dilaporkan atas perintah Kremlin dan mencerminkan tuntutan loyalitas kuat dari pejabat tinggi Rusia.
Ekonomi Rusia sedang menghadapi tekanan besar akibat pengeluaran perang yang masif, sanksi Barat, dan serangan Ukraina terhadap infrastruktur minyak dan gas. Defisit anggaran Rusia dalam empat bulan pertama 2026 mencapai 5,87 triliun rubel (sekitar US$ 81 miliar atau Rp 1.445 triliun), jauh melampaui target tahunan 3,79 triliun rubel. Harga minyak yang naik akibat konflik AS-Iran membantu keuangan Rusia, tetapi Putin tidak menunjukkan tanda akan mengurangi skala perang.
Pemecatan Klepach menyoroti bagaimana kritik internal terhadap kebijakan pemerintah semakin tidak ditoleransi di Rusia, di tengah upaya Kremlin mencari pendapatan tambahan melalui pajak dan tekanan pada oligarki.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.15
Bankir Senior Bank Besar Ini Dipecat Usai Kritik Ekonomi Negara
Berita terkait
4 Tahun Berperang, Bagaimana Kondisi Sebenarnya Perekonomian Rusia?
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 07.59
Mengapa Rusia Menjual Cadangan Emasnya?
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 16.16
Viral Pecat 900 Karyawan via Zoom, Sang CEO Kini Gigit Jari
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.31
Petinggi FIFA Kevin Lamour Dipecat usai Menentang Gianni Infantino
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 08.48