Jelang Muktamar Ke-35 NU, Forum Ulama Nahdliyin Serukan Tolak 'Serangan Fajar'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

JAKARTA - Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Forum Ulama Nahdliyyin (FUN) menggelar Halaqah Jam'iyyah bertema Menyelamatkan Marwah Syuriyah dan Kemuliaan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) di Jakarta, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini bertujuan menyatukan komitmen para pengurus syuriyah dan tanfidziyah serta puluhan pengasuh pesantren agar Muktamar nanti mengedepankan otoritas moral, keteladanan, dan menolak risywah. KH Mujib Qulyubi menyatakan sistem AHWA hadir untuk mencegah politik uang, namun PBNU sudah mengeluarkan pedoman lima poin yang sering dilanggar secara prosedural dan substantif. KH Samsul Ma'arif menilai ishlah antara Rais Aam Kiai Miftahul Ahyar dan Ketum PBNU Gus Yahya hanya formalistik dan tidak nyata. KH Adnan Anwar menekankan pentingnya memahami geopolitik kekinian, termasuk ancaman terhadap pesantren dan isu kebangsaan Islam di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.24
Gus Ipul Respons Ma’ruf Amin soal AHWA: Sudah Dilakukan 2 Muktamar Terakhir
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.08
Seruan Kiai Sepuh NU Jelang Muktamar ke-35: Jangan Ada Pengondisian-Intervensi
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.43
Jelang Muktamar NU, Ulama Serukan Tolak Serangan Fajar
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.29
Menjelang Muktamar Ke-35 NU, Gus Lilur Serukan GERBANG TOLL PBNU
Berita terkait
Kiai Musta’in Syafi’i: Muktamirin Perlu Diseleksi, Diskualifikasi yang Curang
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 22.44
Semestinya NU Pilih Ketum Lewat AHWA, Pemilihan Langsung Berpotensi Timbulkan Friksi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.19
Ada yang Resah Belum Diundang ke Muktamar NU, tetapi Sudah Diminta Nama AHWA
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.11
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.30