Jelang Muktamar ke-35 NU, Ulama Nahdliyin Serukan Tolak Politik Uang dalam Pemilihan AHWA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Forum Ulama Nahdliyyin (FUN) menggelar Halaqah Jam’iyyah di Jakarta pada Jumat (21/8) dengan tema “Menyelamatkan Marwah Syuriyah dan Kemuliaan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA)”. Kegiatan ini bertujuan menyatukan komitmen pengurus syuriyah dan tanfidziyah serta para pengasuh pesantren untuk menjaga kehormatan organisasi, khususnya dalam proses pemilihan AHWA. KH Mujib Qulyubi menekankan pentingnya menolak politik uang dan risywah, meskipun PBNU telah menerbitkan Pedoman Penyampaian Usulan Nama Calon AHWA dengan lima poin, pelanggaran prosedural dan substansial masih terjadi, termasuk indikasi “tembak di tempat” dan intervensi dari institusi luar.
KH Samsul Ma’arif menyoroti proses ishlah antara Rais Aam KH Miftahul Ahyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, namun menilainya hanya formalistik dan tidak menyelesaikan persoalan secara substansial. Ia menolak ajakan agar DKI Jakarta mundur sebagai tuan rumah Muktamar. Sementara KH Adnan Anwar menekankan pentingnya calon pemimpin NU memahami geopolitik global, mengingat tantangan seperti pengaruh asing terhadap pesantren dan islam di Indonesia. Ia membandingkan situasi saat ini dengan masa kecil Kiai Said Aqil Siradj yang dikenal mendukung kemajuan pendidikan dan pengembangan pesantren.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.43
Jelang Muktamar NU, Ulama Serukan Tolak Serangan Fajar
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 09.54
Jelang Muktamar Ke-35 NU, Forum Ulama Nahdliyin Serukan Tolak 'Serangan Fajar'
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 21.33
H-5 Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Optimistis Raih 60% Pemilik Suara
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.29
Forum Ulama Tolak 'Serangan Fajar' dalam Muktamar ke-35 NU
Berita terkait
Gus Ipul Respons Ma’ruf Amin soal AHWA: Sudah Dilakukan 2 Muktamar Terakhir
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 20.24
Seruan Kiai Sepuh NU Jelang Muktamar ke-35: Jangan Ada Pengondisian-Intervensi
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.08
Jejak Sowan Gus Salam Menjemput Restu Ulama Jelang Muktamar ke-35 NU
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 19.18
Kiai Musta’in Syafi’i: Muktamirin Perlu Diseleksi, Diskualifikasi yang Curang
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 22.44