Jelang Muktamar NU, Ma’ruf Amin Minta Jangan Ada Transaksi dalam Pemilihan AHWA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin, meminta agar proses pemilihan Ahlul Halli Wal ’Aqdi (AHWA) pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak melibatkan transaksi maupun mobilisasi dukungan. Dalam pertemuan tertutup dengan sejumlah ulama sepuh NU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (20/8), Ma’ruf menekankan bahwa AHWA sebagai forum musyawarah untuk memilih Rais Aam harus dilakukan berdasarkan hati nurani dan mewakili ulama yang memiliki kapasitas serta integritas.
Menurut Ma’ruf, pemilihan AHWA tidak boleh diarahkan menjadi paket pesanan yang disertai transaksi atau pembayaran. Ia membedakan antara praktik transaksional yang dilarang dengan pemberian atau ‘salam tempel’ dalam konteks tabarruk yang tidak memiliki motivasi lain. Praktik transaksional yang bertujuan memobilisasi dukungan dengan imbalan keuangan justru dapat mengancam legitimasi hasil Muktamar.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut hadir sejumlah kiai sepuh secara langsung maupun melalui Zoom, termasuk KH Anwar Manshur, KH Ubab Maimoen, KH Mustofa Bisri, Said Aqil Siroj, dan KH Idris Hamid, serta KH Ali Akbar Marbun, KH Muhtadi Dimyati, KH Haris Shodaqoh, KH Nuruzzahri, dan KH Ahmad Syatibi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.29
Forum Ulama Tolak 'Serangan Fajar' dalam Muktamar ke-35 NU
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.17
Jelang Muktamar NU, Yahya Cholil Staquf Sentil Klaim 'Perintah' yang Bikin Peserta Takut
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 13.05
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Lilur Serukan GERBANG TOLL PBNU untuk Evaluasi LPJ
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 09.15
Muktamar NU di Depan Mata, Presiden Prabowo Diingatkan Jangan Ikut Campur
Berita terkait
Muktamar ke-35 NU, Ini 9 Ulama Peraih Suara Tertinggi Anggota AHWA
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 20.13
Mahfud MD: Bersatulah, Buang, Hilangkan dan Singkirkan Pengalaman-Pengalaman Pahit Baru-baru Ini...
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 20.12
Ucapkan Selamat Kepada Gus Kikin, Ketum Logis 08 Berharap PBNU Makin Kokoh Jaga Persatuan Bangsa
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.25
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, Ternyata Punya Latar Belakang Pebisnis
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.44