Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Forum Ulama Tolak 'Serangan Fajar' dalam Muktamar ke-35 NU

Forum Ulama Nahdliyyin (FUN) menolak sistem 'Serangan Fajar' (AHWA) dalam Muktamar ke-35 NU yang akan digelar 27-31 Agustus 2026 di Jombang. Ketua FUN KH Mujib Qulyubi menyatakan sistem AHWA justru memicu politik uang dan penyimpangan prosedural, seperti 'tembak di tempat' dan paket lengkap dari institusi luar. Pedoman PBNU yang mengatur lima poin usulan calon AHWA tidak diikuti dalam praktik.

Ketua Tanfidziyah PWNU DKI KH Samsul Ma'arif menilai ishlah antara Rais Aam Kiai Miftahul Ahyar dan Ketum PBNU Gus Yahya hanya formalistik. KH Adnan Anwar memperingatkan bahaya pengaruh asing, khususnya terkait geopolitik Iran yang menargetkan Indonesia. Pesantren dan umat Islam dianggap terancam oleh upaya pengaruh asing.

KH Mukti Ali Qusyairi mendukung kembali ke khittah NU dengan menekankan pada kriteria keahlian dan kedisiplinan. KH Abdul Manan Ghoni menegaskan pentingnya melawan praktik suap terkait AHWA. Survei PPI menunjukkan 76,1% warga NU ingin organisasi menjauhi politik praktis dan komersialisasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait