Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Jelang Pemilu Sela, Trump Akan Dapat Banyak Kejutan dari Iran

Profesor Iran, Mohamad Elmasry, memrediksi Iran akan meningkatkan eskalasi konflik dalam delapan minggu ke depan. Menurut laporan The New York Times, pejabat intelijen AS juga menduga Iran lebih banyak mengambil langkah ofensif daripada defensif. Elmasry menyatakan Iran tidak akan lagi diam dan membiarkan Amerika Serikat mendikte konflik. Penyebabnya, Iran merasa dapat memanfaatkan kelemahan relatif Donald Trump. Iran mengetahui ekonomi AS tidak sanggup menanggung pukulan lebih lanjut, serta Partai Republik tidak bisa membiarkan ketidakstabilan tambahan demi hasil baik pemilu sela. Iran cenderung melakukan eskalasi untuk menyerang Trump di titik paling menyakitkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait