Eks Dubes AS Peringatkan Potensi Serangan Spektakuler Iran dalam 6 Pekan Mendatang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Dubes AS untuk Tunisia, Joey Hood, memperingatkan bahwa Iran berpotensi melakukan 'serangan spektakuler' dalam enam pekan kedepan. Peringatan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang masih tinggi antara AS dan Iran. Hood menyampaikan kepada Al Jazeera bahwa Iran memiliki sejarah panjang dalam upaya merusak citra presiden AS, terutama menjelang pemilu, sejak era Jimmy Carter hingga kini. Ia mencatat bahwa jadwal serentak pemilu AS dan Israel menciptakan 'godaan besar' bagi Iran untuk memengaruhi pasar, khususnya dengan mendorong kenaikan harga bensin di AS, yang diketahui sangat sensitif bagi para pemilih. Hood juga menyatakan adanya kebuntuan dalam proses diplomasi terkait konflik di wilayah yang melibatkan AS dan Israel, menambahkan bahwa kemajuan diplomasi kemungkinan membutuhkan aksi yang 'setajam dan spektakuler' dari pihak mediator untuk mencapai perubahan signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.14
Iran Siapkan Strategi Baru Hadapi AS
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.04
Tekad Iran Balas Dendam atas Serangan AS ke Pesta Pernikahan
VOI · 4 September 2026 pukul 16.00
Donald Trump Pertimbangkan Akhiri Operasi Militer AS di Iran, Ini Alasannya
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 10.20
Netanyahu Klaim Rezim Iran di Ambang Tumbang: ‘Waktunya Sudah Dekat’
Berita terkait
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04
Iran tak Tutup Pintu Damai, Pezeshkian Tunggu Komitmen AS
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.32
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' di Tengah Perang Iran dan AS
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.06
AS Ancam Sanksi Terberat Sepanjang Sejarah, Iran Beri Jawaban Menohok
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.09