Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jepang Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,1

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencabut peringatan tsunami kurang dari dua jam setelah gempa Magnitudo 7,1 melanda wilayah barat daya Jepang pada Selasa (28/7). Peringatan dicabut karena gempa terjadi di daratan dan tidak ada aktivitas tsunami yang teramati. Sebelumnya, JMA memperkirakan gelombang tsunami setinggi hingga satu meter.

Perdana Menteri Sanae Takaichi melaporkan adanya korban luka, bangunan runtuh, kebakaran, serta kerusakan jalan dan jembatan. Otoritas Regulasi Nuklir menyatakan tidak ada anomali di pembangkit listrik tenaga nuklir. Tiga reaktor di wilayah tersebut tetap beroperasi normal.

Gempa ini terjadi setelah gempa M 7,2 pada 25 Juni lalu yang tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan parah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait