Johan Rosihan Nilai Pidato Prabowo Perlihatkan Optimisme Arah Pembangunan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Johan Rosihan, Sekretaris Fraksi PKS di MPR RI, menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Bersama DPR-DPD RI 2026 memberikan optimisme terhadap pembangunan nasional. Dalam pidato, Prabowo menyampaikan capaian 21 bulan pemerintahan dalam bidang ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hilirisasi, dan manajemen sumber daya nasional. Capaian utama meliputi swasembana delapan komoditas pangan, penurunan harga pupuk 20%, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, serta penguatan ketahanan energi. Johan menegaskan setiap capaian harus dapat dirasakan masyarakat melalui data transparan dan indikator terukur, bukan hanya banyaknya program. Ia juga mengapresiasi keteguhan Prabowo menghadapi kritik media sosial, sekaligus menyatakan kritik berbasis fakta tentang harga pangan, lapangan kerja, pelayanan publik, dan keadilan sosial tetap harus didengar sebagai mekanisme koreksi demokrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 15.20
Pidato Prabowo Soal Upah Kupas Bawang Disebut Bisa Berujung Hukuman Mati
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.05
Amran Sanggupi Target Prabowo Swasembada Bawang Putih 3 Tahun
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 12.04
Prabowo Tak Singgung IKN saat Pidato RAPBN 2027, Basuki Buka Suara
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.00
Prabowo Diam-diam Sakit? Setahun Batuk-Batuk Terus Saat Pidato
Berita terkait
Surya Paloh soal Pidato Prabowo: Lebih Baik Optimistis daripada Skeptis
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
PSI Apresiasi Kinerja Pemerintahan Prabowo Swasembada 8 Komoditas Pangan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.13
Anggota DPR Ijeck Apresiasi Pidato Prabowo: Rencana Kerja Pembangunan Sangat Baik
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.46
Bangun dan Revitalisasi 441 Rumah Sakit, Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ibu Kehilangan Nyawa Karena Rumah Sakit Jauh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.09