Jokowi Tak Masalah Ambang Batas Parlemen 8%, Politikus PDIP: Jangan Jumawa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menyatakan tidak keberatan jika ambang batas parlemen (parliamentary threshold) naik hingga 8 persen. Jokowi tetap optimis Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dapat lolos ke Senayan pada Pemilu 2029 mendatang asalkan bekerja keras.
Politikus PDIP, Guntur Romli, mengkritik pernyataan tersebut dan menilai Jokowi terlalu jumawa. Guntur menganggap angka 8 persen seolah menantang Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra yang hanya mengusulkan 5 persen. Ia juga mengingatkan bahwa PSI gagal lolos parlemen pada Pemilu 2024 meskipun saat itu Jokowi masih menjabat sebagai presiden dengan ambang batas hanya 4 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 23.25
Ancaman Partai Lain, Jokowi Pamer KTA Bisa jadi Bentuk 'Undangan' Kader Lain untuk Bergabung
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 18.36
Jokowi Pamer KTA PSI, PDIP Nyindir Tipis-Tipis: 'Tunjukkan Dong Ijazahya, He-He-He'
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.55
PSI 'Dijegal', Jokowi dan Tokoh Politik Pendukung Bakal Keliling 38 Provinsi
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 12.40
PSI Tak Berhenti di Jokowi, Next Bakal Dedi Mulyadi: Mereka Butuh Sosok Capres-Cawapres...
Berita terkait
Jokowi Santai Merespons Wacana Ambang Batas Parlemen: Mau 5% Mau 8% Oke!
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.50
Jokowi Tak Takut Ambang Batas Parlemen 8 Persen, Optimistis PSI Tembus
JawaPos · 27 September 2026 pukul 18.15
Jokowi Soal Ambang Batas Parlemen: Mau 5, 6, 7, 8, Oke
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.08
'Dulu Jokowi di PDIP Tinggal Duduk Manis, Sekarang di PSI Banting Tulang'
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.35