JPS: PAM Jaya Terus Berbenah Dibarengi Kerja Keras Pucuk Pimpinan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

JPS (Jakarta Public Service) menilai PT PAM Jaya berkomitmen mempercepat transformasi layanan air minum. Perusahaan menargetkan cakupan layanan air perpipaan mencapai 100 persen pada 2029 dan menyiapkan langkah menuju Initial Public Offering (IPO) pada 2027 untuk memperkuat pendanaan serta mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih.
Fokus utama transformasi adalah menurunkan Non-Revenue Water (NRW) atau kehilangan air. Upaya yang dilakukan meliputi percepatan penanganan kebocoran pipa, rehabilitasi jaringan distribusi, pembentukan District Metered Area (DMA), penggantian meter pelanggan, dan digitalisasi sistem pemantauan jaringan. Peneliti JPS Rahmat Hidayat mengapresiasi keseriusan PAM Jaya dalam membangun layanan yang modern dan profesional, serta menekankan bahwa penanganan kebocoran dilakukan cepat sebagai strategi menekan NRW agar air produksi benar-benar sampai ke masyarakat.
Keberhasilan menekan NRW dinilai berdampak signifikan pada efisiensi operasional dan mempercepat perluasan layanan tanpa harus selalu menambah kapasitas produksi. Rahmat juga memberikan apresiasi khusus kepada Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin yang dinilainya menunjukkan kepemimpinan langsung di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 07.31
Langkah PAM Jaya Tekan Kebocoran Air dan Perluas Jaringan Perpipaan Diapresiasi
Berita terkait
Ikut Pramono ke New York, Dirut PAM Jaya Jajaki Investasi untuk Perluas Layanan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.33
PAM Jaya Beri Kompensasi Rp 555 Juta ke 44.872 Pelanggan
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 11.05
Kali Angke Tercampur Air Laut, Air Bersih PAM Jaya untuk 10 Kalurahan Terganggu
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 17.38
PAM JAYA Hentikan Pengolahan Air, 44.872 Pelanggan Dapat Kompensasi
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 15.00