Langkah PAM Jaya Tekan Kebocoran Air dan Perluas Jaringan Perpipaan Diapresiasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti Jakarta Public Service (JPS) Rahmat Hidayat mengapresiasi transformasi PAM Jaya dalam membangun layanan air minum yang modern dan profesional. Ia menilai perusahaan tidak hanya fokus memperluas jaringan perpipaan, tetapi juga serius menangani kebocoran jaringan yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan besar. Penanganan kebocoran dilakukan cepat sebagai strategi menekan NRW (Non-Revenue Water) agar air yang diproduksi benar-benar sampai ke masyarakat.
Menurut Rahmat, keberhasilan menekan NRW berdampak signifikan pada efisiensi operasional dan mempercepat perluasan layanan tanpa harus menambah kapasitas produksi air. Ia juga mengapresiasi Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin yang kerap turun langsung meninjau titik kebocoran, baik siang maupun malam, bahkan saat hari libur. Kehadiran pimpinan di lapangan dinilai menjadi motivasi bagi jajaran untuk bekerja lebih cepat dan responsif dalam menangani gangguan layanan.
Rahmat menambahkan, budaya kerja tersebut menjadi contoh positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ketika pimpinan memberi teladan turun ke lapangan, semangat kerja pegawai meningkat dan masyarakat melihat perusahaan benar-benar hadir menyelesaikan persoalan, bukan sekadar menerima laporan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 16.12
JPS: PAM Jaya Terus Berbenah Dibarengi Kerja Keras Pucuk Pimpinan
Berita terkait
Ikut Pramono ke New York, Dirut PAM Jaya Jajaki Investasi untuk Perluas Layanan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.33
PAM Jaya Beri Kompensasi Rp 555 Juta ke 44.872 Pelanggan
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 11.05
Kali Angke Tercampur Air Laut, Air Bersih PAM Jaya untuk 10 Kalurahan Terganggu
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 17.38
PAM JAYA Hentikan Pengolahan Air, 44.872 Pelanggan Dapat Kompensasi
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 15.00