Jumhur di BRICS, Negara Penghasil Emisi Besar Diminta Tak Lepas Tangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Jumhur Hidayat menyoroti pada Pertemuan Menteri Lingkungan Negara BRICS di New Delhi bahwa sejumlah negara majir dengan ekonomi besar cenderung mundur dari tanggung jawab mengatasi polusi dan perubahan iklim, meskipun kontribusi emisinya tetap tinggi. Indonesia menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam, pencegahan degradasi lingkungan, dan pembangunan ketahanan iklim untuk keberlanjutan pembangunan. Dalam kesempatan ini, Jumhur menyampaikan komitmen Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati, termasuk lebih dari 300.000 spesies diketahui, 9,7% tumbuhan berbunga dunia, 14% mamalia, 18,6% burung, dan 23% hutan mangrove global yang terdapat di wilayahnya.
Sebagai negara kepulauing dengan lebih dari 17.000 pulau dan sebagian besar penduduknya tinggal di pesisir, Indonesia berada di garis depan dampak perubahan iklim. Fenomena seperti kenaikan permukaan laut, cuaca ekstrem, dan bencana iklim menimbulkan ancaman terhadap mata pencaharian dan meningkatkan risiko kemiskinan. Oleh karena itu, Jumhur menyatakan bahwa adaptasi iklim bukan sekadar agenda teknis, tetapi pilar utama pembangunan berkelanjutan dan keamanan nasional. Indonesia telah menyusun Rencana Adaptasi Nasional 2026-2030 sebagai langkah strategis menuju ketahanan iklim dan dukungan Visi Indonesia Emas 2045.
Di samping kebijakan modern, Jumhur juga memaparkan nilai tradisional dalam pengelolaan lingkungan. Sistem irigasi Subak di Bali, Sasi Lompa di Maluku, dan Awig-Awang di Bali disampaikan sebagai conth uk pengelolaan sumber daya berbasis komunitas. Menurutnya, praktik-praktik ini bukan hanya bagian dari warisan budaya, tetapi juga solusi efektif untuk adaptasi dan ketahanan iklim. Pertemuan dua hari ini dihadiri oleh 10 dari 11 negara anggota BRICS, termasuk delegasi Indonesia dari Kementerian Lingkungan Hidup dan perwakilan KBRI New Delhi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.19
Di India, Jumhur Singgung Negara Maju yang Tak Mau Pulihkan Lingkungan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 03.29
Indonesia Dorong Adaptasi Iklim dan Kearifan Lokal dalam Pertemuan BRICS
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 22.18
Di Forum Anggota BRICS, Menteri LH Tegaskan Isu Iklim Bukan Agenda Pinggiran
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.31
Menteri Jumhur Berharap Negara Besar Ikut Bertanggung Jawab Pulihkan Lingkungan
Berita terkait
Menteri Jumhur Harap Negara Besar Tanggung Jawab Pulihkan Lingkungan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.14
Dua Ganda Campuran Indonesia Lolos ke 32 Besar BWF World Championships 2026
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 06.02
Menteri Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggung Jawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 01.00
Jumhur Dorong Kearifan Lokal Jadi Solusi Krisis Iklim di BRICS
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 00.33