Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Indonesia Dorong Adaptasi Iklim dan Kearifan Lokal dalam Pertemuan BRICS

Indonesia menekankan pentingnya adaptasi iklim, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pemanfaatan pengetahuan tradisional dalam Pertemuan Menteri Lingkungan Hidup BRICS ke-12 di New Delhi, India (17-18 Agustus 2024). India sebagai tuan rumah dengan tema 'Membangun Ketangguhan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan' menggelar forum yang diikuti 10 negara anggota BRICS. Menteri Lingkungan Hidup RI Jumhur Hidayat menyampaikan keprihatinan atas sikap negara maju yang mundur dari tanggung jawab iklim meskipun ekonomi besar. Indonesia memperkenalkan tiga praktik tradisional relevan: sistem irigasi Subak, Sasi Lompa, dan Awig-Awig. Negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau dan 60% penduduk pesisir, Indonesia menghadapi dampak iklim langsung seperti kenaikan permukaan laut dan cuaca ekstrem. Rencana Adaptasi Nasional 2026-2030 menjadi pilar utama pembangunan berkelanjutan negara.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait