Kabar 8 WNI Menjadi Tentara Rusia, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta meminta pemerintah memperjelas kabar delapan WNI yang diduga bergabung dengan militer Rusia. Menurutnya, pemerintah harus terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi tersebut sebelum mengambil langkah hukum seperti pencabutan kewarganegaraan. Sukamta menekankan pentingnya menelusuri proses bagaimana para WNI berada di Rusia, apakah mereka mendaftar secara langsung, direkrut di luar negeri, atau menerima tawaran pekerjaan lain. Ia juga menyoroti munculnya istilah 'tentara bayaran' dan ancaman hukum terkait, namun menegaskan bahwa fakta harus dikumpulkan terlebih dahulu sebelum membuat kesimpulan hukum. Legislator PKS ini mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru menyimpulkan kasus ini tanpa bukti yang cukup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 11.57
8 WNI Jadi Militer Rusia, Komisi I DPR Minta Perketat Pengawasan Tenaga Kerja LN
Berita terkait
8 WNI Disebut Gabung Tentara Rusia, Yusril: Pemerintah Masih Verifikasi
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 10.50
Dubes Rusia Bantah Rekrut WNI Jadi Tentara, Siap Bantu Penyelidikan Kemlu
VOI · 1 September 2026 pukul 21.15
Warga Desa Ujug-Ujug Disuruh Ikut Tanggung Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 20.30
Ormas Preman Apa Bisa Dibubarkan Pemerintah? Begini Penjelasan Seskab Kabinet Bayangan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 20.00