Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Kabar Buruk Datang dari Jepang, Anjlok Terdalam sejak 2000

Cadangan devisa Jepang (cadev) turun 6,18% pada Agustus 2026, mencapai US$1,207 triliun (sekitar Rp21.305 triliun), turun dari US$1,287 triliun pada Juli. Penurunan ini berturut-turut terjadi selama empat bulan, melampaui rekor sebelumnya pada Mei 2026 (5,58%). Kementerian Keuangan tidak menyatakan alasan spesifik, namun Kyodo News melaporkan penurunan ini akibat intervensi untuk mendukung nilai yen dan penurunan nilai obligasi pemerintah akibat kenaikan imbal hasil global. Ahli strategi pendapatan tetap senior di State Street Investment Management, Masahiko Loo, menjelaskan intervensi dilakukan dengan menjual dolar dan membeli yen. Tokyo melakukan intervensi sebanyak tiga kali sejak April 2026, dengan total 27,1 triliun yen (tercatat sebagai terbesar sepanjang sejarah), termasuk intervensi koordinasi bersama AS sejak 1998.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait