Cadangan Devisa Jepang Anjlok 6,18%, Terendah Sejak 2000
Liputan6.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262855/original/080771900_1781850637-YEN_1655100673.jpg)
Cadangan devisa Jepang anjlok 6,18 persen pada Agustus 2026, turun dari US$ 1,287 triliun pada Juli ke US$ 1,207 triliun, menjadi penurunan bulanan terbesar sejak pencatatan dimulai pada 2000. Penurunan ini merupakan yang keempat secara berturut-turut dan melampaui rekor sebelumnya pada Mei 2026 yang mencatatkan penurunan 5,58 persen. Kementerian Keuangan Jepang tidak merinci penyebabnya secara resmi, namun analis menyatakan penurunan ini terutama disebabkan oleh intervensi pemerintah untuk menopang nilai tukar yen.
Bagikan
Berita terkait
Yen Terpuruk, Jepang Gelontorkan Rp 1.713 Triliun untuk Menahan Kejatuhan
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 09.09
Bos The Fed Bikin Pasar Kaget, Suku Bunga AS Berpotensi Naik
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 22.00
Ketika Pasar Obligasi Mulai Menuntut Premi Risiko dari AS
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 11.00
Perang AS-Iran Makan Korban Baru: Mobil Jepang
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.30