Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Kabut Asap Karhutla Bisa Picu Pneumonia, Ini Penjelasan Dokter Paru

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat meningkatkan risiko pneumonia karena partikel halus PM2.5 yang terkandung di dalamnya. Menurut Prof. Erlina Burhan, Dokter Spesialis Paru dari FKUI, partikel PM2.5 berukuran sangat kecil—sekitar 30 kali lebih kecil dari diameter sehelai rambut—sehingga dapat melewati penyaringan alami hidung dan masuk hingga ke bagian terdalam paru-paru. Partikel ini tidak hanya masuk ke paru-paru, tetapi juga membawa zat sisa pembakaran yang bersifat racun dan dapat mengganggu sel-sel paru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait