Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Kadar Testosteron Terlalu Rendah atau Tinggi Picu Risiko Aritmia Jantung

Studi pada Journal of the Endocrine Society menemukan pria dengan kadar testosteron terlalu rendah atau terlalu tinggi berisiko lebih tinggi mengalami fibrilasi atrium, gangguan irama jantung yang meningkatkan risiko stroke dan sering memerlukan pengobatan pengencer darah seumur hidup. Peneliti menekankan terapi pengganti testosteron harus disesuaikan secara individual dengan tujuan pemulihan kadar testosteron total ke rentang tengah normal (350-550 ng/dL). Pola risiko membentuk kurva berbentuk U, dengan risiko terendah pada kadar testosteron berada di tengah-tengah rentang normal. Penggunaan formulasi pelepasan stabil dan pemantauan terstruktur direkomendasikan untuk meminimalkan risiko gangguan kardiovaskular.

Berita terkait