KADIN dan Lima Asosiasi P3MI Dorong Penempatan PMI Skill Domestic Worker ke Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KADIN dan lima asosiasi P3MI mendorong terobosan kebijakan penempatan PMI sektor Skill Support Worker dan Skill Domestic Worker ke kawasan Timur Tengah. Hal ini menjadi pokok pembahasan dalam audiensi strategis dengan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, Selasa (18/8/2026). Pertemuan bertujuan mengubah berbagai persoalan penempatan PMI menjadi solusi konkret yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
KADIN dan asosiasi berkomitmen mendukung penuh tata kelola penempatan yang legal, profesional, transparan, selektif, dan berorientasi pada pelindungan pekerja. KADIN menilai negara tidak boleh hanya melihat PMI dari sisi larangan dan pembatasan, melainkan juga mempertimbangkan realitas pasar kerja global, kebutuhan negara tujuan, aspirasi calon PMI, serta potensi ekonomi bagi Indonesia. Diperlukan jalan tengah konstruktif: membuka ruang penempatan dengan mekanisme ketat, terukur, berbasis kompetensi, memiliki standar perlindungan jelas, serta sepenuhnya tunduk pada hukum nasional dan ketentuan negara tujuan. Upaya ini mencakup penguatan skema Syarikah yang legal dan terukur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 19.45
KADIN Usul Skema Syarikah Buat Kirim Pekerja Migran Terampil ke Timur Tengah
Berita terkait
Video: Kinerja Sektor Manufaktur Tertekan, Pengusaha Ungkap Sebabnya
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.32
Video: Daya Beli dan Penjualan Anjlok, PHK Pilihan "Terakhir" Pengusaha
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.20
Harga Minyak Dunia Naik Gila-gilaan: China Bekukan Ekspor BBM, Pasukan AS Bergerak
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 08.31
Trump Pertimbangkan Serang Iran Lagi, AS Kerahkan Kapal Induk Ke-3 ke Timur Tengah
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 08.01